Tunjangan PNS Guru Belum Sertifikasi

Sergur2018.com ~ Jenis-Jenis Tunjangan PNS Guru Belum Sertifikasi | Tunjangan PNS guru belum sertifikasi jenisnya ada bermacam-macam. Berbagai hak tersebut diberikan sebagai timbal balik yang diberikan oleh negara terhada pegawai negeri.

Tunjangan PNS Guru Belum Sertifikasi

Tunjangan PNS guru belum sertifikasi ada beragam jenisnya tergantung pada keadaan pegawai negeri itu sendiri. Hak pegawai negeri sipil yang berbentuk tunjangan diberikan sebagai penghargaan karena seseorang telah mengabdi kepada negara. Dengan demikian, diharapkan kinerja pegawai negeri terutama profesi guru dalam melakukan tugasnya terhadap murid bisa lebih maksimal.

Banyak orang yang ingin bekerja sebagai pegawai negeri, entah itu menjadi guru atau profesi lain terkait pelayanan publik. Alasannya karena emiliki jenjang karir yang jelas, tunjangan, dan gaji tetap sehingga kesejahteraan hidup lebih terjamin. Lalu apa saja jenis-jenis tunjangan yang diperoleh oleh seorang pegawai negeri khususnya guru? Simak artikel dibawah ini.

Macam-Macam Tunjangan PNS Guru Belum Sertifikasi

1. Tunjangan Suami/Istri

Ketika seorang guru telah menikah, maka secara otomatis pasangannya akan mendapatkan tunjangan dari negara. Dasar pertimbangan yang ada untuk memberikan tunjangan tersebut karena orang yang telah berumah tangga pasti memiliki banyak kebutuhan dan gaji pokok yang ada dikhawatirkan tidak akan mencukupi kebutuhan tersebut. Oleh karena itu PNS yang telah menikah diberikan ‘uang tambahan’ sebesar 10% dari besarnya gaji pokok.

2. Tunjangan Anak

Setelah seseorang menikah, pasti ia akan memiliki anak. Meskipun seorang guru melakukan pengabdian pada masyarakat dengan cara mengajarkan anak orang lain, ia tetap harus memerhatikan kesejahteraan keluarga dan anaknya. Maka dari itu negara turun tangan untuk memberikan sejumlah uang untuk anak berupa tunjangan yang besarnya 2% dari gaji pokok.

Namun disini ada pembatasan mengenai tunjangan PNS guru belum sertifikasi, yaitu anak yang mendapat hak hanya anak kandung dari perkawinan yang sah dan anak angkat, sedangkan anak hasil nikah siri tidak bisa mendapatkan hak orang tuanya sebagai PNS. Selain itu, jika seorang guru memiliki lebih dari satu orang anak maka yang dijamin oleh negara hanya sebatas dua orang saja.

3. Tunjangan Jabatan

Pada prakteknya, hak PNS tidak hanya dilihat dari kondisi personal seperti diatas. Namun hak yang berupa tunjangan tersebut dapat diberikan karena kedudukan atau jabatannya. Misal PNS yang bisa memiliki tunjangan yaitu menteri, staf lembaga negara, dan sebagainya. Jika di dunia pendidikan, Meski ia belum sertifikasi, tunjangan jabatan bisa didapatkan oleh kepala sekolah. Maka dari itu, ia berhak mendapatkan tunjangan PNS guru belum sertifikasi

4. Tunjangan Beras

Untuk menciptakan kesejahteraan bagi pegawai negeri dan keluarganya, pemerintah memberikan hak sebanyak-banyaknya kepada PNS termasuk guru. Salah satu bentuk hak yang dimiliki PNS yaitu adanya tunjangan beras yang diberikan oleh pemerintah. Wujudnya bisa berupa natura (beras) atau berbentuk uang yang besarnya disesuaikan dengan harga beras pada saat itu. Jumlah beras yang diberikan oleh pemerintah yaitu sebesar 10 kg per bulan.

5. Program Taperum

Taperum adalah singkatan dari tabungan perumahan. Program ini ditujukan bagi PNS yang ingin memiliki rumah. Namun penerapannya sedikit berbeda dengan namanya. PNS tidak menabung lebih dulu hingga uang yang terkumpul cukup untuk membeli rumah. Tapi guru atau PNS mencicil rumah tersebut dengan memotong gaji sebesar yang telah disepakati dalam perjanjian Taperum. Semakin kecil angsuran maka semakin lama jangka waktu mencicil, begitupun sebaliknya.

Tunjangan PNS guru belum sertifikasi jenisnya memang banyak karena tujuannya adalah untuk melindungi keluarga PNS termasuk guru agar tidak serba kekurangan. Selain itu, tunjangan dan hak lainnya bisa dikatakan sebagai bentuk rasa terima kasih negara kepada pegawai negeri sipil karena telah mengabdikan waktu, tenaga, dan pikiran untuk penyelenggaraan urusan negara.