Tunjangan Fungsional Guru Non Sertifikasi

Sergur 2018 | Masih menantikan tunjangan fungsional bagi guru yang non sertifikasi. Apa Saja Jenis Tunjangan Fungsional Guru Non Sertifikasi ?

Ada banyak jenis tunjangan fungsional guru non sertifikasi yang diberikan untuk para guru di Indonesia. Jika anda ingin mengetahuinya, simak ulasan berikut.

tunjangan non sertifikasi 2018

Tunjangan merupakan sesuatu yang sangat memotivasi para pegawai baik itu pegawai negeri sipil maupun pegawai swasta untuk bekerja lebih giat lagi. Dan profesi guru merupakan salah satu diantaranya. Tunjangan fungsional guru non sertifikasi dan juga guru yang tersetifikasi ada banyak jenisnya.

Karena ada banyak jenisnya, maka ada baiknya anda perlu mengetahui apa saja jenis-jenis tersebut agar anda atau kerabat anda yang berprofesi sebagai guru bisa lebih mengerti apa saja perbedaan jenis tunjangan yang akan diterima oleh guru non sertifikasi dan yang telah tersertifikasi.

Jenis-Jenis Tunjangan Fungsional Guru Non Sertifikasi 

Sebelum anda mengetahui apa saja perbedaan jenis dari tunjangan yang akan diperoleh oleh para guru yang terlah tersertifikasi dan juga tunjangan fungsional guru non sertifikasi, anda perlu mengetahui bahwa tidak semua daerah akan memberikan tunjangan untuk guru yang belum tersertifikasi. Namun ada pula beberapa daerah di Indonesia yang tetap memberikan tunjangan tersebut kepada guru non sertifikasi. Informasi selengkapnya bisa anda simak dibawah ini :

1. Tunjangan Fungsional
Tunjangan fungsional ini adalah jenis tunjangan yang akan diperoleh oleh para guru yang telah diangkat atau terpilih menjadi seorang pegawai negeri sipil atau biasa juga disingkat dengan pns. Tunjangan fungsional ini akan langsung masuk dan digabungkan dengan gaji bulanan seorang pegawai negeri sipil. Dan untuk mendapatkan tungangan fungsional ini seorang pegawai negeri sipil atau pns ini perlu untuk menyerahkan beberapa berkas yang membuktikan bahwa dirinya adalah seorang guru yang sudah diangkat menjadi pegawai negeri sipil.

2. Tunjangan Kinerja Daerah
Tunjangan untuk guru selanjutnya yang perlu anda ketahui adalah tunjangan kinerja daerah untuk seorang guru non sertifikasi. Seperti yang telah kami bahas sebelumnya bahwa tidak semua daerah akan memberikan tunjangan daerah untuk seorang guru non sertifikasi. Jadi jika anda adalah seorang guru non sertifikasi dan anda sangat mengaharapkan adanya tunjangan kinerja daerah dimana tempat anda mengajar, maka anda harus siap untuk kecewa jika ternyata daerah tersebut tidak menyediakan tunjangan kinerja daerah.

Tunjangan kinerja daerah ini jikalaupun ada pada daerah tempat anda kerja, umumnya memiliki jumlah nominal yang tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan tunjangan fungsional. Hal ini karena tunjangan kinerja daerah ini akan diberikan kepada guru non sertifikasi sesuai dengan anggaran APBD yang ada pada daerah tempat guru non sertifikasi tersebut bekerja.

3. Tunjangan Daerah Terpencil
Tunjangan fungsional guru non sertifikasi yang selanjutnya adalah tunjangan untuk para guru di daerah yang terpencil yang ada di Indonesia. Untuk para guru non sertifikasi akan mendapat tunjangan sebesar 16 juta per tahunnya. Sedangkan untuk guru yang sudah resmi menjadi pegawai negeri sipil dan sudah tersertifikasi akan mendapat tunjangan senilai dengan gaji pokoknya dalam satu tahun.

Namun yang perlu anda ketahui disini adalah bahwa untuk mendapatkan tunjangan jenis ini anda perlu melawati beberapa tahapan yang cukup rumit jika dibandingkan dengan jenis tunjangan yang sebelumnya kami ulas. Selain itu, semakin tahun juga kuota penerimaan tunjangan jenis ini juga menjadi semakin sedikit karena pemerintah yang semakin membatasi jumlah angka tunjangan untuk para guru yang memang mengajar di daerah terpencil.

Menjadi guru memang pekerjaan yang mulia. Oleh karenanya, sangatlah pantas jika seorang guru mendapatkan tunjangan fungsional guru non sertifikasi. Dan jika anda sudah membaca ulasan yang kami berikan diatas, anda sudah tahu bukan bahwa para guru yang belum tersertifikasipun tetap bisa mendapatkan tunjangan seperti layaknya guru yang sudah tersertifikasi.